Berita Utama

Review Forza Horizon 6: Masih Jadi Game Racing yang Seru, Tapi Terasa Terlalu Familiar

Daily Admin
18 Agustus 2026
5 MIN READ
Review Forza Horizon 6: Masih Jadi Game Racing yang Seru, Tapi Terasa Terlalu Familiar

Forza Horizon 6 akhirnya memboyong pemain ke open-world Jepang yang memanjakan mata dengan optimasi PC yang sangat jempolan. Namun, di balik ratusan mobil dan mekanik balap yang tetap solid, game ini terjebak dalam formula yang terlalu familiar dan progres yang terlalu instan hingga menyisakan rasa hampa bagi para pemain veteran.

Setelah hampir lima tahun sejak seri sebelumnya, Forza Horizon 6 akhirnya membawa pemain ke Jepang dengan dunia open-world yang dipenuhi berbagai landmark ikonik, mulai dari Tokyo, Shibuya, Tokyo Tower, pedesaan khas Jepang, hingga Gunung Fuji. Dunia yang ditawarkan terasa sangat cocok untuk dieksplorasi secara santai, bahkan ada banyak area menarik yang bisa dimanfaatkan untuk mengambil foto melalui fitur Photo Mode yang cukup lengkap.

Sayangnya, dunia Forza Horizon 6 terkadang terasa kurang hidup. Aktivitas NPC dan jumlah kendaraan di jalan masih terasa minim, terutama ketika pemain berada di area pedesaan dan pegunungan. Hal ini membuat beberapa bagian map terasa cukup kosong meskipun secara visual tetap memanjakan mata.

Salah satu hal yang paling menonjol justru datang dari sisi optimasi. Forza Horizon 6 mampu berjalan dengan sangat baik di PC dan menawarkan performa yang stabil bahkan pada perangkat kelas menengah. Dengan Ryzen 7 dan RTX 3060, game dapat berjalan di sekitar 60 FPS menggunakan pengaturan High. Dukungan upscaling juga membuat game ini tetap cukup ramah untuk PC dengan spesifikasi lebih rendah.

Dari sisi kendaraan, Forza Horizon 6 menawarkan lebih dari 550 mobil yang bisa dikoleksi, mulai dari tuner, mobil eksotis, muscle car, hingga kendaraan listrik. Sistem modifikasinya juga sangat lengkap, termasuk upgrade mesin, engine swap, body kit, serta tuning manual. Pemain yang tidak terlalu memahami tuning juga bisa menggunakan fitur auto upgrade untuk meningkatkan performa mobil secara praktis.

Untuk urusan balapan, tersedia berbagai jenis event seperti road race, street race, dirt race, drag race, hingga toge race dengan nuansa yang mengingatkan pada Initial D. Driving mechanic-nya juga menjadi salah satu kekuatan utama game ini karena setiap mobil terasa memiliki karakter berbeda, baik dari grip, bobot kendaraan, hingga respons saat melakukan drift. Sayangnya, mode drift race yang benar-benar terpisah tidak tersedia dan hanya muncul sebagai bagian dari story mode.

Selain balapan, pemain juga bisa menemukan berbagai challenge dan collectible di dalam map, termasuk treasure car, collectible bertema Jepang, hingga speed trap. Forza Horizon 6 juga tetap menghadirkan berbagai event unik khas seri Horizon yang membuat aktivitas di dunia terbuka terasa lebih beragam.

Sound design dan musik juga berhasil memperkuat atmosfer Jepang. Suara lingkungan berubah sesuai lokasi yang dilewati, sementara karakter suara knalpot turut berubah setelah kendaraan mendapatkan upgrade. Musiknya sendiri menawarkan berbagai genre seperti jazz, IDM, hingga lagu-lagu Jepang yang semakin memperkuat nuansa dunia yang ditawarkan.

Namun, di balik semua kelebihannya, Forza Horizon 6 masih menyisakan satu masalah besar: game ini terasa terlalu familiar.

Formula yang digunakan masih sangat mirip dengan seri sebelumnya. Sistem festival, checklist, event, hingga struktur story mode terasa seperti pengulangan dari apa yang sudah ditawarkan Forza Horizon sebelumnya. Story mode juga terasa kurang menarik karena pemain lebih banyak berkeliling map sebelum mendapatkan challenge sederhana, sementara cutscene dan ceritanya sendiri kurang memberikan alasan untuk benar-benar mengikuti alurnya.

Progression juga terasa terlalu mudah. Pemain bisa mendapatkan uang, reward, dan supercar dalam waktu yang sangat singkat. Bahkan dalam waktu kurang dari lima jam, sudah memungkinkan untuk mendapatkan mobil seperti Pagani. Berbeda dengan game seperti Gran Turismo yang membuat pemain memulai dari kendaraan murah dan perlahan membangun koleksi, Forza Horizon 6 memberikan akses terhadap mobil-mobil mahal dengan sangat cepat. Akibatnya, rasa pencapaian ketika mendapatkan kendaraan baru menjadi berkurang.

Pada akhirnya, Forza Horizon 6 tetap merupakan salah satu game racing terbaik yang bisa dimainkan tahun ini. Dunia Jepang yang indah, driving mechanic yang enjoyable, ratusan mobil, fitur modifikasi yang lengkap, serta optimasi PC yang sangat baik membuat game ini tetap layak dimainkan. Apalagi dengan Xbox Game Pass, pemain bisa menikmati seluruh pengalaman tersebut tanpa harus membeli game secara penuh.

Namun, bagi pemain yang mengharapkan sesuatu yang benar-benar baru dari seri ini, Forza Horizon 6 mungkin akan terasa terlalu aman dan familiar. Game ini berhasil mempertahankan formula yang sudah terbukti, tetapi justru karena terlalu nyaman dengan formula tersebut, pengalaman bermainnya bisa terasa sedikit hampa.